Bangun Komunitas Ekonomi Ditengah Keterbatasan, Ketua STAI Al-Utsmani Puji Mahasiswa KKN Posko 1 & 2

Ketua STAI Al-Utsmani & Panitia KKN 2025 Bersama Mahasiswa KKN Posko 2
Bukan tampa alasan, mahasiswa/i KKN yang bertempat di Desa Sumberanyar dan Tegal Pasir Kecamatan Jambesari Bondowoso ini berhasil membuat program kerja yang luar biasa menarik ditengah keterbatasan.
Keberhasil program kerja mereka bahkan mendapatkan pujian dari Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Utsmani, ibu Dawimatus Sholihah, S.Pd., M.E saat melakukan monitoring.
Monitoring yang dilakukan ketua STAI Al-Utsmani bersama ketua LPPM dan Ketua Panitia KKN 2025, bertujuang untuk melihat progres program kerja yang sudah direncanakan oleh masing-masing posko.
Dari beberapa Posko yang dikunjungi, Posko 1 yang bertempat di Desa Tegal Pasir, Jambesari, Bondowoso dan Posko 2 yang bertempat di Desa Sumberanyar, Jambesari, Bondowoso, mendapatkan kesan yang positif.
Posko 1 dan Posko 2, adalah posko khusus yang diperuntukkan untuk mahasiswa calon guru tugas yang masih memiliki kewajiban mengikuti pelatihan guru tugas pada saat malam hari di Pesantren Al-Utsmani Beddian.
Alhasil, mereka hanya punya waktu setengah hari untuk bersosialisasi dengan masyarakat dan mengerjakan program kerja mereka.
Ditengah keterbatasan waktu dan dana, mahasiswa KKN Posko 1 dan 2, ternyata bisa mencipatkan sebuah program kerja super keren.
Program kerja yang mereka buat adalah membangun komunitas ekonomi berbasis home industri dengan memanfaatkan aset ekonomi yang ada di desa tersebut.
Posko 1 misalnya, mereka membuat produk camilan enak yang terbuat dari batang pisang yang banyak tidak digunakan oleh masyarakat Desa Tegal Pasir.
Tidak hanya membuat pelatihan berbentuk workshop pemasaran, mahasiswa KKN desa Tegal Pasir juga mencipatakan komunitas ekonomi yang akan menjadi wadah bagi masyarakat Tegal Pasir dalam mengembangkan dan memasarkan produk-produk mereka.
Tidak kalah dengan Posko 1, Mahasiswa KKN Posko 2 Desa Sumberanyar juga membuat program kerja pemberdayaan masyarakat berbasis aset.
Desa Sumberanyar yang memiliki banyak produk pertanian, didorong oleh mahasiswa KKN untuk tidak hanya memasarkan hasil pertanian tersebut dengan cara konvensional.
Melainkan, harus dipasarkan dengan menggunakan pemasaran digital seperti memanfaatkan media sosial dan website.
Bekerjasama dengan Kepala Desa Sumberanyar, mahasiswa KKN Posko 2 komunitas ekonomi dengan mengajak para pemuda Sumberanyar sebagai ujung tombak dalam pemasaran digital.
Komunitas ini tidak hanya berfokus dalam pemasaran, namun juga menjadi wadah pelatih untuk memberikan inside kepada masyarakat agar tidak hanya menjual barang mentah namun juga menjual produk pertanian yang sudah jadi.
Seperti menjual singkok dalam bentuk olahan Tape khas Bondowoso, kripik singkok beraneka rasa dan lain sebagainya.
Usaha tampa kata lelah dan menyerah ditengah keterbatasan, yang membuat Ketua STAI Al-Utsmani kagum dengan mahasiswa KKN Posko 1 dan Posko 2.***
A PHP Error was encountered
Severity: Notice
Message: Undefined variable: ub
Filename: depan/kanan.php
Line Number: 121
Backtrace:
File: /home/staz5149/public_html/application/views/depan/kanan.php
Line: 121
Function: _error_handler
File: /home/staz5149/public_html/application/controllers/Blog.php
Line: 107
Function: view
File: /home/staz5149/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once
Komentar