
Jl. KH. Utsman Dusun Beddian Rt. 29 Rw. 06 Desa Jambesari Kecamatan Jambesari Darus Sholah 68263 Kabupaten Bondowoso

Jl. KH. Utsman Dusun Beddian Rt. 29 Rw. 06 Desa Jambesari Kecamatan Jambesari Darus Sholah 68263 Kabupaten Bondowoso
Artikel
HUMAS, Bondowoso –
Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Utsmani Bondowoso menerima kunjungan
penting dari Kasubdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Litapdimas),
Dr. Nur Kafid, S.Th.I., M.Sc. Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam
upaya penguatan kapasitas dosen dan peneliti, khususnya dalam mengakses
berbagai program bantuan yang disediakan melalui platform Litapdimas
Kementerian Agama RI. Sabtu, (23/05/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung
hangat dan penuh antusiasme tersebut, Dr. Nur Kafid menyampaikan berbagai
peluang yang dapat dimanfaatkan oleh dosen dan peneliti di lingkungan perguruan
tinggi keagamaan Islam, baik dalam bidang penelitian maupun pengabdian kepada
masyarakat. Ia menekankan bahwa akses terhadap Litapdimas merupakan salah satu
kunci utama dalam meningkatkan kualitas akademik, publikasi ilmiah, serta
kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat.
Dalam pemaparannya, Dr. Nur Kafid
menjelaskan bahwa terdapat dua klaster utama dalam program Litapdimas, yakni
Klaster Publikasi Ilmiah dan Klaster Pengabdian kepada Masyarakat. Pada Klaster
Publikasi Ilmiah, terdapat sejumlah bantuan yang dirancang untuk mendorong
produktivitas dan kualitas karya ilmiah dosen. Bantuan tersebut meliputi
Bantuan Penghargaan Penulis Artikel di Jurnal Internasional Bereputasi, Bantuan
Penghargaan Penulis Buku di Penerbit Internasional, serta Bantuan Penghargaan
Penulis Buku di Penerbit Nasional.
Selain itu, tersedia pula Bantuan
Peningkatan Kualitas Jurnal Nasional Terakreditasi, yang bertujuan untuk
mendorong jurnal-jurnal kampus agar mampu bersaing di tingkat nasional bahkan
internasional. Tidak kalah penting, terdapat juga Bantuan Pendampingan Kualitas
Jurnal Internasional Bereputasi serta Bantuan Pendampingan Rumah Jurnal yang
memberikan dukungan teknis dan manajerial dalam pengelolaan jurnal ilmiah.
“Kesempatan ini harus
dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para dosen. Publikasi ilmiah tidak hanya
menjadi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi indikator kualitas institusi,”
ujar Dr. Nur Kafid dalam sambutannya.
Sementara itu, pada Klaster
Pengabdian kepada Masyarakat, Litapdimas menyediakan beragam skema bantuan yang
sangat kontekstual dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Beberapa di
antaranya adalah Bantuan Pembinaan Kapasitas Pengabdian kepada Masyarakat,
serta Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Program Studi yang memungkinkan
integrasi antara keilmuan dosen dan kebutuhan riil masyarakat.
Lebih lanjut, terdapat program
Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Komunitas dan/atau Masyarakat Marginal,
yang menyasar kelompok-kelompok rentan. Selain itu, program berbasis Ramah
Anak, Gender, dan Difabel juga menjadi perhatian, sejalan dengan upaya
menciptakan masyarakat inklusif.
Program lainnya yang tak kalah
menarik adalah Pengabdian kepada Masyarakat Lingkar Kampus, Pengabdian Berbasis
Local Wisdom, serta Pengabdian Masyarakat Berbasis Dunia Usaha dan Dunia
Industri (DUDI) yang berfokus pada pengembangan ekonomi umat, pangan, produk,
dan wisata halal.
Tidak hanya itu, Litapdimas juga
membuka peluang untuk program berbasis lembaga pendidikan, keagamaan,
kemasyarakatan, dan moderasi beragama. Bahkan, isu-isu global seperti
ekoteologi, energi terbarukan, kebencanaan, dan kesehatan masyarakat juga masuk
dalam skema pengabdian.
“Perguruan tinggi harus mampu
hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat, mulai dari tingkat
lokal hingga global. Oleh karena itu, pendekatan kolaboratif sangat penting,”
tambahnya.
Hal ini dibuktikan dengan adanya
skema Pengabdian kepada Masyarakat Kolaborasi Nasional antar perguruan tinggi
maupun dengan kementerian/lembaga, hingga Kolaborasi Internasional. Selain itu,
terdapat pula program Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat di Daerah 3T
(Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta Pengabdian kepada Masyarakat
Berbasis Daerah Binaan.
Kegiatan ini disambut positif
oleh civitas akademika STAI Al-Utsmani Bondowoso. Para dosen dan peneliti
merasa mendapatkan wawasan baru serta motivasi untuk lebih aktif dalam
mengembangkan riset dan pengabdian yang berdampak.
Ketua STAI Al-Utsmani Bondowoso
dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pemaparan
yang diberikan. Ia berharap, dengan adanya pendampingan dan akses informasi
yang lebih luas, para dosen dapat meningkatkan kualitas karya ilmiah serta
memperluas kontribusi pengabdian kepada masyarakat.
Kunjungan ini diharapkan menjadi
langkah awal bagi STAI Al-Utsmani Bondowoso untuk semakin aktif dalam mengakses
program Litapdimas serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan
pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi antara akademisi dan pemerintah,
perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang
berkelanjutan. (*)
©Tim IT STAI Al Utsmani 2024

